Halaman

Rabu, 18 September 2013

SELAMAT DATANG 35



Hari ini kami sampai pada pada angka 35
Seakan tersadar akan waktu yang mengiringi
Telah banyak kami mengutip hari-hari bersejarah
Telah sering kami berlari diatas tali-tali harapan
Ada air mata yang terkadang mengalir menciptakan sungai duka
lalu menciptakan jarak diantara kami,
perbedaan menjadi  alasan dinding pemisah
Namun kasih dan sabar membangunkan kami
Bukankah seperti pelangi, dia indah karna perbedaan warnanya?
Kasih dan sabar membuka mata kami untuk kembali tertawa
Bagai sungai sukacita,
Mengingatkan akan asa yang kami gantungkan
Asa dan harapan untuk menjadi terang, Menjadi berkat
sebagai pujian yang kami angkat kepadaNya
Yang telah mempersatukan dan membentuk kami
Tiga puluh lima bukanlah batas akhir dari perjalanan
Namun merupakan intro lagu yang akan mengalun indah
Yang akan mengajar kami membaca bait-bait perjalanan baru
Untuk mengelopakkan masa depan indah,
Menjadikan PPJOKB terang yang semakin terang,
Selamat datang tiga puluh lima, selamat hari jadimu PPJOKB
Lalu yang terucap dari kami adalah lirik-lirik yang melagu.

Selasa, 10 September 2013

Lupa untuk mengingatmu

pernah ku penuhkan hatiku

dengan sosokmu,

sengaja kusiapkan ruang istimewa

disudut relungku

lalu semuanya menjadi penuh warna

saat waktu mengiringi kita

suara air yang berjatuhan itu menjadi saksi

tidak bisa kukatakan bisu,

kulakukan salah yang kusesali

menciptakan dinding tinggi

menjelma menjadi jarak nyata yang tak terlihat

maaf,tak mampu merobohkannya

tampaknya doronganmu begitu kuat

bahkan aku terlempar jauh,

saat aku tersadar

gelap sudah mennyelimutiku

kau berdiri di terang itu

saat aku ingin kembali

jalan itu telah tertutup

membukamku,entahlah ikutkah semesta bungkam?

jika yah! aku igin menjadi lupa untuk mengingatmu

 

 

 

 

memory of 10/11/12

YVKS for RPP

Sabtu, 07 September 2013

Bersabarlah Rindu

kesabaranku telah banyak meranumkan rindu
diamku kuhabiskan bersama waktu menunggumu
sementara sepi masih bergelayut manja memuakkanku
mengapa juga kesakitan ini tidak melayu saja
ku timpahkan kesalahan itu pada  bayanganmu
yang diam angkuh pada persemayamannya dalam diriku
bahkan bayangmu saja angkuh, pun untuk melirikku
bilakah kah kau sembuhkan luka yang semakin mengelopak?
tak cukupkah kau hukum kesalahanku?
kuhanturkan maaf sebagai sesajian agar engkau menatapku lagi
berdamailah denganku,
kelelahan memang kerap merayuku
kukatakan "maaf saja kalau aku masih mencintaimu"
masih saja diriku meminta pada DIA yang mempertemukan kita
untuk kembali mengaitkan benang merah pada kelingking kita
toh DIA yang memulainya
sebagai akhir,restuNya harus kugenggam
restu Semesta untuk memangku waktu bersamamu.
bersabarlah rinduku yang meranum
bersabarlah. kebahagiaan akan menghampiri kita
kan kurengkuh segera.