Halaman

Jumat, 04 Oktober 2013

Untukmu seseorang yang kami panggil Ayah

Ada guratan hidup dikulitnya karna menantang congkaknya dunia

Ada ketegasan diwajahnya namun ketulusannnya pun tak memudar

Ada senyum yang membingkai wajahnya penuh kebahagiaan ketika memanggil kami “Nak”

Walau tak selembut senyum ibu, namun kasih sama dalamnya.

Ada banyak waktu yang bersejarah ketika ia mengajar kami tentang kehidupan

Tak ada waktunya terlelap sebelum kami tertidur dipangkuannya dengan segala dongeng

Yang terucap dari mulutnya sebagai hiburan kami

Ada saat ketika fajar telah terbit,  prinsip hidupnya mengarahkan kami pada cita-cita

Untuk hidup lebih baik darinya.

Ada saat dia menyembunyikan air matanya ketika kami mengecewakannya

Dan dengan keras memberi kami nasehat yang terasa bagai cambuk

Dia adalah pelindung, dia adalah penasehat, dia adalah pahlawan

Dia seseorang yang kami panggil ayah ...

Dan akhirnya ada hari dimana kami ingin mengucapkan

Selamat hari lahirmu ayah, terima kasih telah menjadi ayah kami

Tak ada kebahagiaan yang kami miliki

Selain keberadaanmu dan ibu

Terima kasih telah menghadirkan kami.

Terima kasih membuat kami memanggilmu ayah

Selalu dan Selamanya cinta kami untukmu.

Dari anak-anakmu yang terkadang mengecewakanmu.

 

 _yVKS_