Halaman

Rabu, 17 September 2014

RINDU(Mendadak)

Aku rindu,Maaf mendadak
tanpa aba-aba rasa itu tiba-tiba menyeruak
walau hanya itu suri namun menuntut temu yang senyata-nyatanya.
kau boleh menyebutku gila
tapi lihat rindu membasahi saputanganku 
sebasah-basah dari hujan yang terderas tak tau cara berteduh
kau boleh menyebutku aneh
tapi rindu mendobrak pintu hatiku
rusak dari serusak-rusak yang paling rusak tak tau cara mengetuk

aku berteriak
mengutuk jarak yang tak bersalah
jarak yang hanya setipis kulit bawang
BRENGSEK, kumaki lagi sang jarak
maaf tapi rinduku butuh pelampiasan 
rindu yang tau diri tapi tak pernah tersampaikan pada tuannya.
lalu kemudian rinduku bak dandelion tertiup angin.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar