Halaman

Selasa, 01 Juli 2014

SEDANG TAK MERINDU HUJAN

 Kubisikkan semusim kata  pada hujan yang turun tadi malam


Yang terlalu ramai memuntahkan rinainya


beberapa malam ini hujan riuh sekali mengusikku


Mungkin sebuah pesan mungkin sebuah perintah


Mau tak mau harus ia sampaikan walau hanya setangkai hujan yang menerima


Hujan tadi malam lagi-lagi mengundangku menarik selimut menghangatkan tubuh


dengan secangkir  kopi hitam yang walau tanpa ditemani gemuruh bulir hujan akan tetap kuteguk nikmat


hujanlah yang dengan sekejap mengosongkan bangku taman dan memenuhkan emperan toko


hujan pula yang menakuti segelintir orang menghentikan kegiatannya menikmati matahari  


itu bukan semacam pujian hanya saja aku tergoda menyindir hujan tadi malam


tak berani kukeluarkan sumpah serapah pada hujan tadi malam


karna memang ini bukan kebencian


lagi pula takut mengundang penikmat  hujan


menyerangku dengan guyuran kata-kata hujan mereka


hujan tadi malam meninggalkan rasa sesal


saja pada kisah lama yang akhirnya jadi kenangan


membuatku tak berselera menikmati hidangan dingin yang yang mulai menjalari tubuh  


aku sedang tak ingin memberi makna pada setiap tetesnya


walaupun hujan masih tetap memaksa  


semoga hujan tadi malam mengerti semusim kata yang kubisikkan  


bukan tentang sebuah kesedihan hanya saja aku sedang tak merindu hujan  






_yVKS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar